LINGUISTIK AL-QUR’AN; (REINTERPRETASI MAKNA MANUSIA DI BALIK SURAT AL-FĀTIḤAH DALAM WACANA SEMANTIK)
Keywords:
Semantik, al-Qur’an, Makna Asli, Makna yang berkaitan, ManusiaAbstract
Al-Qur’an adalah bagian penting dalam mempelajari ilmu keislaman, salah satu pendekatan yang digunakan adalah pendekatan semantik, Menggunakan pendekatan semantik berarti mengkaji tentang makna secara spesifik yang terdapat pada suatu teks, kata ataupun ujaran serta menggunakan metodologi analisis bahasa yang relevan, juga mengungkapkan makna asli dan makna yang berkaitan. Surat al-fatihah sebagai pembukaan dalam al-Qur’an juga dapat mengartikan makna al-Qur’an secara keseluruhan, dengan menggunakan pendekatan semantik surat al-fatihah dapat mengungkapkan konsep kehidupan manusia yang sebenarnya
References
Abu Zayd, Nasr Hamid. (2000). Mafhūm al-Naṣ: Dirāsah fi Ulūm al-Qur’an. Beirut, Libanon: al-Markaz Thaqafi al-Gharbī.
Ahmad Jalhum, Hazim. (2007). Kalimātun lahā Tārīkhun: fi al-Lughah al-‘Aurubiyyah wa al-Lughah al-‘Arabiyyah. Kairo: al al-Hay’ah al-Miṣriyyah al-Āmah al-Kitāb.
Al-Razi, Fakhruddin (2004). al-Tafsīr al-Kabīr. Beirut. Libanon: Dār al-Kutub al-’Ilmiyah.
Aminuddin. (2001). Semantik: Pengantar Studi tentang Makna. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Arkoun, Mohammed. (1998). Kajian Kontemporer Al-Qur’an. terj. Hidayatullah. Bandung: Penerbit Pustaka.
Chaer , Abdul. (2009). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Rineke Cipta.
Daud, Muhammad Daud. (2001). al-‘Arabiyyah wa ‘Ilm al-Lughah al-Hadīṡ. Kairo: Dār Gharīb.
Hamzah, Kariman. (2009). al-Lu’lu’ wa al-Marjān fi Tafsīr al-Qur’ān. Qāhira: Maktabah al-Syurūq al-Dauliyah.
Izutsu, Toshihiko. (1997). Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik dalam al-Qur’an. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Kamil, Sukron. (2012). Teori Kritik Sastra Arab: Klasik & Modern. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persaja.
Mukhtar Umar, Ahmad (1998). Ilmu al-Dalālah. Mesir: ‘Ilmu al-Kutub.
Munawwir, Ahmad Warson. (1997). Kamus al-Munawwir: Arab-Indonesia. Edisi Kedua. Yogyakarta: Pustaka Progressif.
Muntasyir, Rizal. (1988). Filsafat Bahasa: Aneka Masalah Arti dan Upaya Pemecahannya. Jakarta: PT. Prima Karya.
Na’mah, Fu’ad. Mulakhaṣ Qawā’id al-Lughah al-‘Arabiyah. Beirut: Dār al-Ṡaqāfah al-Islāmiyah.
Qalyubi, Syihabuddin. (2013). ‘Ilm al-Uslūb: Stilistika Bahasa dan Sastra Arab. Yogyakarta: Karya Media.
Samsuddin, Syahiron, Dkk. (2002). Studi al-Qur’an Kontemporer: Wacana Baru Berbagai Metodologi Tafsir. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana.
Shabun, Ali. (1985). al-Tibyān fi Ulūm al-Qur’ān. Beirut: al-Mazra’ah Binayatul Iman.
Shabun, Ali. Ṣofwah al-Tafāsīr. Indonesia: Dār al-Kutub al-Islāmiyah.
Suwandi, Sarwaji. (2008). Semantik Pengantar Kajian Makna. Yogyakarta: Media perkasa.
Downloads
Submitted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Wahyu Hanafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



