Ru’yatu Allâh Perspektif Mu’tazilah dan Ahl al-Sunnah Wa al-Jamâ’ah (Studi Komparatif Tafsîr al-Kassyâf Karya al-Zamakhsyary dan Mafâtīḥ al-Ghayb Karya al-Râzî)

Penulis

  • Deki Ridho Adi Anggara University of Darussalam Gontor

Kata Kunci:

ru’yatu Allah, al-Zamakhsyary, al- Râzî

Abstrak

Para mufassir berbeda pendapat mengenai ayat-ayat ru’yatullah. Mufassir Mu’tazilah menyatakan bahwa Allah mustahil dapat dilihat. Sementara mayoritas muffasir Sunni menetapkan bahwa Allah dapat dilihat. Seorang mufassir dari penganut Mu’tazilah adalah al-Zamakhsyary,  sementara mufassir dari penganut Sunni adalah al-Râzî. Letak permasalahannya adalah latar belakang yang mendorong perbedaan penafsiran antara al-Zamakhsyary dan al-Râzî dalam menafsirkan ayat-ayat ru’yatullah. Latar belakang yang mendorong perbedaan penafsiran antara  al-Zamakhsyary dan al-Râzî  adalah perjalanan kehidupan keduanya. Dari sisi kehidupan al-Zamakhsyary dibesarkan dilingkungan Mu’tazilah, sedangkan al-Râzî hidup pada masa penuh dengan pertikaian pemikiran idiologi Sunni dengan Mu’tazilah. Kemudian dalam Latar belakang pendidikan, al-Zamakhsyary berguru pada ulama Mu’tazilah dan ulama dengan mazhab Hanafi serta ahli bahasa, sedangkan al-Râzî berguru kepada ayahnya yang ahli fiqih dan bermazhab al-Shâfi’i dan ulama yang berakidah al-Asy’ary serta banyak belajar karya-karya filsafat Muslim. Sehingga tentang ru’yatullah al-Zamakhsyary berpendapat bahwa ru’yatullah tidak dapat terjadi kapanpun, dimanapun, oleh siapapun. Sedangkan al-Râzî meyakini ru’yatullah dapat terjadi kelak di akhirat, sementara di dunia bisa saja terjadi namun karena kelemahan potensi penglihatan maka Allah belum dapat dilihat.

Referensi

‘Umar, Imâm Muḥammad Fakhr al-Dîn al-Râzi Ibn al-‘Alâmah Dhiyâ’ Allâh bin. Tafsîr Mafâtîh al-Ghayb. Bayrût: Dâr al-Fikr, 1981 M.

Āyāzī, Muḥammad ‘Ali. al-Muffasirūn Ḣayātuhum wa Manhajuhum. t.t: Muassah al-Ṭabā’ah wa al-Nashr, 1373 H.

Baidan, Nashruddin. Wawasan Baru Ilmu Tafsir. Yogjakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Daghîm, Samîḥ. Mausû’ah Mushthalaḥat al-Imâm Fakh al-Dîn al-Râzi. Bairût: Maktabah Libanân, 2001.

Dhahabî (al), Muḥammad Ḥusayn. al-Tafsîr wa al-Mufasirûn. Vol. 1, al-Qâhirah: Maktabah Wahbah, t.th.

Ḥamid, Aḥmad bin Nâshir Muḥammad Âli. Ru’yatu Allah wa Taḥqîq al-Kalâm Fîhâ. al-Makkah al-Mukarramah: Jâmi’ah Umm al-Qurâ’, 1991.

Ḥûfi (al-), Ahmad Muhammad. al-Zamakhshari. Kairo: Dâr al-Fikr al-Arabi, 1966.

Juwayni (al-), Musthafa al-Shawi. Manhaj al-Zamakhsyary fi Tafsîr al-Qur’ân wa Bayâni ‘Ijâzuhu. Mesir: Dâr al-Ma’rifah, t.th.

Khallikân, Abî al-‘Abbâs Shâm al-Dîn Ibn Muḥammad Ibn Abî Bakr Ibn. Wafiyât al-A’yân wa Anbâ’ Abnâ’ al-Zamân, Beirut: Da>r al-S}a>dir, 1978. Vol. 4.

Mahmud, Mani’ Abd Halim. Manhaj al-Muffasirîn, terj Faisal Saleh dan Syahdianor dengan judul “Metodologi Tafsir; Kajian Komprehensif Metode Para Ahli Tafsir”. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.

Nasir, Muhammad Ridlwan. Perspektif Baru Metode Tafsir Muqarin Dalam Memahami Alqur’an. Surabaya: IMTIYAZ, 2011.

Qaththân (al-), Mannâ’ al-Khalîl. Mabâḥis fi ‘Ulûm al-Qur’ân, terj Mudzakir dengan judul “Studi Ilmu-Ilmu Alqur’an. Bogor: Pustaka Litera Antar Nusa, 2015.

Raḥmân (al-), Muḥammad Ibrâhîm ‘Abd. Manhaj Fakhr al-Râzî fi al-Tafsîr bayna Manâhij Mu’âshiriyyah. Madinah: Hafiz} al-Badriy. 1989.

Suma, Muhammad Amin. Kelompok dan Gerakan, ed. Taufik Abdullah, Ensiklopedi Tematis Dunia Islam; Ajaran. Jakarta: P.T. Ichtiar Baru Van Hoeve, 2002.

Suyûthi (al-), Ḥâfidz Jalâl al-Dîn ‘Abd al-Raḥmân. Bughyah al-Wu’âh fi Thabaqât al-Lughawiyyīn wa al-Nuḥâh. Kairo: Dâr al-Fikr, 1979.

Zamakhshary (al-), Imâm Jârullâh Abî al-Qâsim Muḥammad Ibn ‘Umar bin Aḥmad.Tafsîr al-Kahsyâf ‘an Ḥaqâiqi al-Tanzîl wa ‘Uyûnu al-Aqâwîl fi Wujûh al-Ta’wîl. Bairût: Dâr al-Ma’rifah, 2009.

Telah diserahkan

2026-03-04

Diterbitkan

2019-01-31

Cara Mengutip

Anggara, D. R. A. (2019). Ru’yatu Allâh Perspektif Mu’tazilah dan Ahl al-Sunnah Wa al-Jamâ’ah (Studi Komparatif Tafsîr al-Kassyâf Karya al-Zamakhsyary dan Mafâtīḥ al-Ghayb Karya al-Râzî). Studia Quranika, 3(2), 111–132. Diambil dari https://quranika.journal.unida.gontor.ac.id/index.php/quranika/article/view/104

Terbitan

Bagian

Articles