Penafsiran Ayat-Ayat Hoaks Perspektif Muhammad Husain Thabathabai: Solusi Kerukunan Masyarakat dalam Beragama

Penulis

  • Nurul Khair Ahlul Bait International University of Tehran
  • Alfiyah Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadra Jakarta

Kata Kunci:

Kerukunan, Beragama

Abstrak

Secara diskursus, diketahui bahwa hoaks merupakan salah satu masalah utama terciptanya paham intoleransi dan tindak kekerasan dalam paradigma umat beragama. Dalam kontes keindonesiaan, disadari bahwa masalah intoleransi didasari oleh kurangnya pengetahuan individu terhadap keyakinan di luar kepercayaannya, sehingga mempengaruhi perilaku kekerasan dan pembatasan ekspresi beragama dalam kehidupan masyarakat beragama. Hal ini dapat dibuktikan melalui data SETARA Institute yang menyebutkan sejak 2018-2020, kasus intoleransi dan kekerasan beragama di Indonesia mengalami peningkatan; 202, 327, dan 422. Peningkatan kasus meniscayakan sikap saling curiga dan permusuhan yang mengimplikasikan merosotnya nilai persatuan hingga mengancam keutuhan NKRI. Tulisan ini merupakan telaah pustaka pemikiran Muhammad Husain Thabathabai mengenai penafsiran ayat-ayat hoaks yang dikaji melalui karya utamanya, berjudul “Tafsīr al-Mīzān”. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil tulisan ini, bahwa demi mengatasi penyebaran hoaks, Muhammad Husain Thabathabai melalui “Tafsīr Mīzān” menjelaskan 4 term hoaks dalam Alquran, meliputi; ifkun, Iftirā, kidzb, dan buhtān untuk mendeskripsikan bahaya hoaks dalam kehidupan manusia. Selanjutnya, Muhammad Husain Thabatahabi menawarkan 3 cara menghindari hoaks dalam rangka membangun kerukunan umat beragama di masa pandemi covid-19, antara lain; berpikir kritis, intropeksi diri, dan menjauhi asumsi atau prasangka.

Referensi

Ali, Mohammad. Memahami Riset. Jakarta: Pustaka Cendikia Utama, 2011.

Ali, Ridhai, Asfahani. Manāhij at-Tafsīr wa ittijātuū: Dirāsah Muqāranah fī Manāhij Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm. Beirut: Markaz al-Ḥadharah litanmiyyah al-Fikr al-Islami, 2011.

Alkaff, Idrus, H. Kamus Pelak-Pelik Alquran. Bandung: PUSTAKA, 1993.

Bozorgi, Sayyed, Abidin. Kalam-e Jadid. Tehran: ABU Press, 2019.

Hakim, Muhammad, Baqir. ‘Ulūm al-Qur’ān. Qum: Dār al-Fikr al-Islāmī, 1427 H.

Hanafi. “Hakekat Nilai Persatuan dalam Konteks Indonesia: Sebuah Tinjauan Kontekstual Positif Sila Ketiga Pancasila”. Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol. 3, No. 1 (Juni, 2018).

Haqi, Muhammad, Fuad, Abdul. Mu’jam Mufahras. Mesir: Ttp, 1393.

Joy, Ramadhan, Firaze. “’Aqlāniyat dar Nazr-e Allām-e Thabāthabāi”. Faslnam-e Dzhin, Vol. 17, No, 2 (Spring, 1383 SH).

Juditha, Christiany. “Interaksi Komunikasi Hoax di Media Sosial serta Antisipasinya”. Jurnal Pekommas, Vol. 3, No. 1 (April, 2018).

Kaelan. Metode Penelitian Agama Kualitatif Interdisipliner. Yogyakarta: Paradigma, 2010.

Lawrence, Graham. Webster Unabridged Dictionary Ebook. New York: The Lawpath, 1998.

Marifah, Muhammad, Hadi. at-Takwīl fi Mukhtalif al-Madhāhib wa al- ‘Arā’. Tehran: al-Majma al-Alami littaqrib baina al-Madhahib al-Islamiyyah, 2006.

Mustaqim, Abdul. Metode Penelitian Alquran dan Tafsir. Yogyakarta: Idea Press, 2017.

Musthafawi, Hasan. Al-Tahqiq fi Kalimat al-Quran al-Karim. Tehran: Markaz-e Naysr-e Allameh Mustafawu, 2009.

Oxford University. Oxford Leaner’s Pocket Dictionary. London: Oxford University Press, 2018.

Pellegrini, Laura, A. An Argument for The Criminal Hoax. Faculty of The Graduate School, University of Southern California, 2008.

Prastowo, Andi. Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Semadi, Yoga, Putra. “Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter”. Jurnal Filsafat Indonesia, Vol. 2, No, 2 (2019).

Shihab, Muhammad, Quraish. Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati, 2007.

_____________. Ensiklopedia Alquran: Kajian Kosakata. Jakarta: Lentera Hati, 2007.

Sigit, Kidung Asmara & Ismail Hasani. Intoleransi Semasa Pandemi: Kondisi Kebebasan dan Beragama/Berkeyakinan di Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara, 2020.

Syariati, Hamid. “Hakīkat-e ‘Aql dar Tafsīr-e Mīzān”. Faslnam-e Muthāle Ma’rifatī, Vol. 23, No. 3 (Fall, 2019).

Thabathabai, Muhammad, Husain. Tafsir Mizan. Qom: Muasseh-e Naysr-e Islami, 1417 H.

______________. Islamic Studies. Qom: Book Garden, 2015.

Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara, 2014.

Zuhaili, Wahbah. al-Tafsīr al-Munīr Fī al-‘Aqīdah wa Syarī‘ah wa al Manhaj. Damaskus: Dar al-Fikr, 1998.

Telah diserahkan

2026-03-02

Diterbitkan

2023-01-31

Cara Mengutip

Khair, N., & Alfiyah. (2023). Penafsiran Ayat-Ayat Hoaks Perspektif Muhammad Husain Thabathabai: Solusi Kerukunan Masyarakat dalam Beragama. Studia Quranika, 7(2), 307–328. Diambil dari https://quranika.journal.unida.gontor.ac.id/index.php/quranika/article/view/56

Terbitan

Bagian

Articles