Hak dan Kebutuhan Dasar Penyandang Disabilitas di dalam Al-Quran

Penulis

  • Ridho Riyadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan
  • M. Adin Setyawan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan
  • Khoirul Wahyu Wahidatun Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan

Kata Kunci:

Disabilitas, Eksistensi

Abstrak

Tulisan ini bertujuan menggali konsep tentang hak dan kebutuhan  penyandang disabilitas yang diisyaratkan dalam Al-Quran. Dengan menilik kembali teks-teks Al-Quran yang menjelaskan eksistensi mereka dan teks-teks tersebut justru merujuk pada makna perlindungan dan pengayoman seperti pada surat Abasa: 1-2 bukan penindasan dan pembulian. Dari sini dapat dipahami bahwa Al-Quran sendiri memandang semua derajat manusia sama dihadapan Allah, sedang yang membedakan derajat seorang di sisi Allah hanyalah pada sisi ketakwaannya semata. Penelitian ini adalah library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hak dan kebutuhan penyandang disabilitas dalam Al-Quran adalah pertama, pengakuan eksistensi mereka; kedua,  perlakuan setara terhadap penyandang disabilitas; ketiga, pelayanan akses bagi penyandang disabilitas; keempat, pemberdayaan penyandang disabilitas juga memiliki potensi dan kemampuan layaknya manusia normal; kelima, keadilan di mata hukum tanpa adanya diskriminasi; keenam, keagamaan; dan ketujuh, komunikasi dan informasi

Referensi

Al-Baqi, Muhammad Fuad Abd. 1364. Al-Mu’jam Al-Mufahras li Alfadz Al-Quran Al-Karim. Kairo: Daarul Hadits

Al-Qurthubi, Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad. 2006/1427. Al-Jami Li Ahkamil Quran wal Mubayyan Lima Tadzammanahu Minas Sunnah wa Ay al-Quran, Jilid, 16, 19, 20, Beirut: Muassasah Ar-Risalah.

As-Sa’di, Abdurrahman bin Nasir. 2002. Taisir Al-Karim Ar-Rahman fii Tafsiri Kalam Al-Mannan, Saudi Arabia: Darussalam.

Ash-Shabuni, Muhammad Ali. 1981. Rawaiul Bayan. Damaskus: Maktabah Ghazali

As-Suyuti, Jalal Al-Din Abdurahman. 1983. Al-Ashbah Wan Nadhair, Beirut: Daar Al-Kutub.

Andriani, Nurul Saadah. 2016. Kebijakan Responsif Disabilitas: Pengarusutamaan Manajemen Kebijakan di Level Daerah, Nasional dan International. Jurnal PALASTREN, Vol. 9, No. I Juni 2016.

Az-Zuhaili, Wahbah. 2013. Tafsri Al-Munir fi al-Aqiqah wa al-Syariah wa al-Manhaj, Jilid, 9, Jilid 15, Jakarta: Gema Insani

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Gramedia

Fuad, Masykur dan Abdul Ghofur. 2019. Pendidikan Penyandang Disabilitas dalam Al-Quran, Jurnal Tarbawi, Vol. 2.

Hamidah, Sismanto dan Tutik, Kajian Ayat-Ayat Syifa dalam Perspektif Tafsir dan Implementasinya dalam Pengobatan Ruqyah, Studia Quranika: Jurnal Studi Quran, Vol. 6, No. 2, January 2022,

Handayana, Sri. 2016. Difabel dalam Al-Quran, Inklusi: Journal of Disability Studies, Vol 3, No. 2, Juli-Desember

Hindatulatifah. 2008. Apresiasi Al-Quran terhadap Penyandang Tunanetra: Kajian Tematik terhadap Al-Quran surat Abasa, Aplikasi Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, Vol. IX, No.2, Desember.

Ibnu Kasir, Abu Fida Ismail. 2008. Tafsirul Quran Al-Azim, Juz 2, Terj. M. Abdul Ghoffar E.M. dkk, Jakarta: Pustaka Imam Syafii.

Jamal, Khairunnas, Nasrul Fatah dan Wilaela. Eksistensi Difabel dalam Perspektif Al-Quran, Jurnal Ushuluddin Vol. 25, No. 2 Juli-Desember

John, M. Echols dan Hassan Saddly. 1983. Kamus Bahasa Inggris Indonesia, Jakarta: Paramadina

Khoiriyah, Rofi’atun. 2015. Difabilitas dalam Al-Quran. Skripsi Fak. Ushuluddin UIN Walisongo.

Mubarok, Mohammad Yazid. 2019. Hak-Hak dan Kewajiban Penyandang disabilitas Sebelum dan Setelah Islam Datang, Islamic Akademika Jurnal Pendidikan dan Keislaman, Vol. 6. No.1

Mustafa, Muslim. 2007. Tafsir Al-Maudhu'i Li Suwaril Quran Al-Karim. Jilid 7, Arab:Universitas Syariah

Poerwadarminta, W.J.S. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi 3.Jakarta: Balai Pustaka.

Undang Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat. PDF

Salim, Ishak. 2015. Perspektif Disabilitas dalam Politik Indonesia, SIGAP:Jurnal Difabel 2, No. 2

Suwarni, Arni.2016. Advokasi Kebijakan Prodi Sabilitas Pendekatan Partisipatif, Yogyakarta: Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Shihab, M. Quraisy.2002. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Quran. Vol. 2, Jakarta: Lentera Hati.

Sholeh, Akhmad. 2015. Islam dan Penyandang Disabilitas: Telaah Hak Aksesibilitas Penyandang Disabilitas dalam Sistem Pendidikan di Indonesia. Vol. 8, No. 2, 293-320

Quthb, Sayyid. 2000. Tafsir fi Zilal Al Quran, Jilid 12, Jakarta:Gema Insani

https://www.pta-banten.go.id/artikel-pengadilan/876-difabel-dalam-al-qur-an-dra-hj-muhayah-s-h-m-h. Diakses 24 Agustus 2021

Telah diserahkan

2026-03-03

Diterbitkan

2022-07-31

Cara Mengutip

Riyadi, R., Setyawan, M. A., & Wahidatun, K. W. (2022). Hak dan Kebutuhan Dasar Penyandang Disabilitas di dalam Al-Quran. Studia Quranika, 7(1), 93–118. Diambil dari https://quranika.journal.unida.gontor.ac.id/index.php/quranika/article/view/61

Terbitan

Bagian

Articles